Postingan

Difraksi Celah Tunggal

DIFRAKSI CELAH TUNGGAL Panjang Gelombang = m Jari-jari Lubang = m Jarak Celah terhadap Layar = m Tampilkan
Miniatur Gedung Maju Mundur Geser Kanan Geser Kiri Naik Turun Tengok Kanan Tengok Kiri Tengok Atas Tengok Bawah Miring Kanan Miring Kiri Segarkan Halaman

Interferensi Celah Ganda

Interferensi Celah Ganda (Versi Pengembangan) Interferensi Celah Ganda (Versi Pengembangan) Jarak Celah (m) = Jarak ke Layar (m) = Lamda (m) = frekuensi (Hz) = Mulai Segarkan Setiap frame dalam 1 ms.
Gerak Parabola (Versi Pengembangan) Gerak Parabola (Versi Pengembangan) Posisi Mendatar Awal (m) = Ketinggian Awal (m) = Percepatan (m/s^2) = Kecepatan Awal (m/s) = Sudut (derajat) = Waktu Akhir (s) = Mulai Segarkan x (m), y (m) =
Grafika Komputer
DRAW GRAPH a = Gambar

Matematika Dasar 1

MATEMATIKA DASAR 1 Angka Angka yang digunakan dalam sistem bilangan desimal adalah sebagai berikut. 0 (dibaca nol); 1 (dibaca satu); 2 (dibaca dua); 3 (dibaca tiga); 4 (dibaca empat); 5 (dibaca lima); 6 (dibaca enam); 7 (dibaca tujuh); 8 (dibaca delapan); 9 (dibaca sembilan); Bilangan Bulat Tak Negatif Angka-angka tersebut di atas dapat menjadi bilangan yang memiliki suatu kedudukan dalam bilangan itu. Misalnya 2973, 2 sebagai ribuan, 9 sebagai ratusan, 7 sebagai puluhan, dan 3 sebagai satuan. Jadi 2973 dibaca/dieja dengan dua ribu sembilan ratus tujuh puluh tiga.  Ada beberapa bilangan yang biasanya memiliki ejaan yang cukup berbeda dalam bahasa Indonesia. Contohnya sebagai berikut. 10 (biasa dibaca sepuluh); 100 (biasa dibaca seratus); 1.000 (biasa dibaca seribu); 10.000 (biasa dibaca sepuluh ribu); 100.000 (biasa dibaca seratus ribu); Kemudian ada yang memang benar-benar berbeda seperti berikut ini. 11 (dibaca sebelas); 12 (dibaca dua belas); 13 (dibaca tiga belas); 14 (dibaca e...